Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda yang baru saja mengemban amanah di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Bpk. DR. H. Bunyamin Alamsyah, S.H.,M.Hum, pada hari Jum’at 5 Mei 2017 melakukan kunjungan kerja perdananya sekaligus pembinaan di Pengadilan Agama Samarinda. Rapat pembinaan yang dihadiri oleh Ketua, Wakil, Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural/Fungsional beserta seluruh pegawai dan seluruh tenaga honorer.
Beliau yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang menyampaikan kita sebagai warga peradilan yang telah memiliki gedung bangunan yang representative patut disyukuri, dan digunakan semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat pencari keadilan.
| |
Pembinaan oleh Ketua PTA.Samarinda menekankan kepada 5 Manajemen yaitu Manajemen Peradilan, Manajemen Persidangan, Manajemen Perkara, Manajemen Kesekretariatan, dan Manajemen Pelayanan Publik.
1. Manajemen Peradilan yang terdiri dari Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian),
Actuating (Pelaksanaan), dan Controlling (Pengawasan).
- Semua harus terukur sesuai job desk, di setiap meja pegawai seharusnya di tempel atau dipajang uraian tugas masing-masing;
- Antara Panitera dan Sekretaris setelah pemisahan struktur ini, janganlah bersaing dan bertanding akan tetapi harus menjadi pasangan duet yang bagus dan menjadi tim yang hebat untuk sama-sama memajukan kantor Pengadilan Agama Samarinda;
- Setiap pekerjaan hendaknya selalu dikontrol dan dievaluasi oleh atasannya masing-masing untuk mencapai target yang diharapkan
2. Manajemen Persidangan
- Diharapkan tidak ada lagi perkara yang diselesaikan lebih dari 5 bulan, jika pun ada ketua majelis agar melaporkan alasannya;
- Buku induk register keuangan dan buku induk lainnya agar selalu diperiksa dan diawasi
3. Manajemen Perkara
Penerimaan, pemeriksaan, pemberkasan, dan keuangan perkara merupakan satu kesatuan proses penyelesaian perkara yang telah tertuang dalam buku II Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Peradilan Agama, maka sering-sering lah dibaca kembali agar terhindar dari kekeliruan sehingga tujuan untuk terlaksananya kepastian hukum dapat dicapai.
4.Manajemen Kesekretariatan
- Tata Kelola peradilan yang baik sangat memerlukan ketersediaan berbagai informasi berbasis teknologi informasi yang lengkap dan mudah diakses.
- Website agar selalu update datanya
- Agar dipelayanan dibuatkan sistem antrian seperti di bank
5. Manajemen Pelayanan Publik
- Penggunaan SIPP agar selalu diawasi dan dimaksimalkan
- Adanya bagian Humas untuk pelayanan public
- Disediakannya Banner antikorupsi
- Adanya penunjuk setiap ruangan
- Ruangan dipercantik dengan bunga-bunga
- Adanya ruang menyusui
- Budayakan diskusi bersama pegawai
| |
Diakhir pembinaan beliau berpesan, agar bekerja di Pengadilan Agama hendaklah jadikan Baiti Jannati yaitu seperti Rumahku Surgaku. Sebelum acara ditutup, kami keluarga besar Pengadilan Agama Samarinda memberikan kejutan, karena pada hari itu bertepatan dengan Hari Lahir beliau yang ke 62 Tahun. Beliau sangat terkejut dan tentunya tidak menyangka diberikan kejutan seperti ini. Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan dan selalu bisa membimbing kami di sela-sela waktunya. Amin [*Nie]
